Berburu Xpander Bekas, Harga Menggoda

Berburu Xpander Bekas, Harga Menggoda

VIVA – Xpander sedang menjadi salah satu tulang punggung penjualan Mitsubishi di Indonesia. Mobil yang masuk dalam segmen multi purpose vehicle ini sangat fenomenal era awal kehadirannya.

Mula-mula kali diperkenalkan secara resmi di dalam 2016, kendaraan berkapasitas 7 pengikut tersebut sempat bersaing dengan mobil sejuta umat, dalam hal nilai penjualan.

Meski hadir dalam segmen MPV, namun mobil milik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia ini mempunyai penampilan ala sport utility vehicle .

Hal itu lalu menjadi sebuah tren baru, dan diikuti oleh kompetitornya. Selain pola, Xpander juga menjadi salah mulia kendaraan yang stabil dan enak untuk dikendarai, berkat penyematan teknologi Lancer di suspensi belakangnya.

Bagi yang berencana mengambil Xpander baru, MMKSI berencana menaikkan harga jualnya. Executive General Manager of Sales and Marketing Division MMKSI, Imam Choeru Cahya mengutarakan, perubahan harga itu mulai dikerjakan pada Juni 2020.

“Sampai bulan Mei ini tak ada kenaikan harga untuk segenap varian atau model Mitsubishi. Ana sudah sekuat tenaga mempertahankan nilai supaya tidak naik. Kami memikirkan daya beli masyarakat, kisaran Rp1 sampai Rp3 juta, tergantung dari model-modelnya, ” ujarnya belum lama ini.

Berikut daftar harga Xpander mulai Mei 2020, dikutip VIVA Otomotif dari laman resmi MMKSI, Kamis 28 Mei 2020:

GLX M/T – Rp215, 8 juta

GLS M/T – Rp232, 3 juta

Exceed M/T – Rp240, 8 juta

GLS A/T – Rp243, 3 juta

Exceed A/T – Rp251, 2 juta

Sport M/T – Rp 258, 4 juta

Sport A/T – Rp268, 4 juta

Ultimate A/T – Rp272, 1 juta

Cross M/T – Rp270, 7 juta

Cross A/T – Rp280, 7 juta

Cross Premium A/T – Rp289, 7 juta

Sementara itu, Xpander juga tersedia dalam kondisi bekas memakai. Dari penelusuran VIVA Otomotif di laman jual beli kendaraan bekas, nilai jual yang ditawarkan masih pas tinggi, yakni di atas Rp190 juta. Dengan dana Rp200 jutaan, kamu bisa mendapatkan Xpander bermacam-macam varian dengan tahun pembuatan 2018.