Biar Gak ‘Mager’ Selama Bulan Puasa di Rumah, Yuk Cek Kondisi Mobil

Biar Gak 'Mager' Selama Bulan Puasa di Rumah, Yuk Cek Kondisi Mobil

VIVA – DKI Jakarta dan beberapa wilayah lainnya, telah mengumumkan  untuk memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Cara ini diyakini ampuh untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona tipe baru di Tanah Air.

Diperpanjangnya masa PSBB, berarti aktivitas harian masyarakat kembali dipaksa berhenti untuk sementara. Dengan demikian, mobil yang biasa dipakai untuk menemani rutinitas pun, bakal lebih lama nongkrong di garasi rumah pemiliknya.

Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi mengatakan, meski tak dipakai beraktivitas, pemilik sebisa mungkin meluangkan waktu untuk mengecek kondisi kendaraannya.

“Jangan lupa untuk bisa menerapkan tips agar mobil tetap dalam kondisi yang baik dan optimal, ketika akan digunakan kembali,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis 30 April 2020.

Baca juga: Mencegah Mobil Digondol Maling, Bisa dengan Cara Sederhana

Mengecek kondisi kendaraan, bisa menjadi salah satu cara agar tidak ‘mager’ (malas gerak) saat di rumah saja. Caranya, bisa dimulai dengan menyalakan mesin mobil satu atau dua kali dalam seminggu, dan pastikan posisi knalpot tidak mengarah ke dalam rumah.

Lihat Juga

Meski tak dipakai, memanaskan mobil tetap harus dilakukan karena bisa menjadi salah satu upaya agar aki tetap optimal. Mobil yang tidak dipakai, bisa mengalami pengurangan daya listrik sekitar 3 persen dari kapasitasnya setiap hari.

Bagi yang tidak memiliki garasi, pastikan mobil tidak diparkir di area yang terkena matahari langsung, karena dapat membuat cat mobil menjadi pudar dan kusam. Pastikan juga lokasi parkir yang dipilih dalam kondisi aman, dan bisa terpantau.

Saat tidak dipakai dalam waktu lama, dan posisi parkir tidak di garasi, pemilik bisa menambahkan kunci ganda sebagai proteksi tambahan. Selain itu, disarankan untuk mengangkat posisi tangkai wiper agar karetnya tidak terus menempel di kaca.

Tekanan angin ban mobil dapat berkurang saat kendaraan diparkir dalam waktu lama, terlebih di garasi berlantai keramik. Untuk itu, tambah tekanan angin sekitar lima persen dari ukuran normal. Maju dan mundurkan mobil sesaat, agar beban kendaraan pada permukaan bidang ban dapat bertumpu secara merata.

Aktifkan rem tangan, meski mobil parkir di posisi yang rata. Khusus untuk mobil transmisi otomatis, pastikan ada di posisi P (parkir) untuk mencegah mobil bergerak saat parkir. Jangan lupa juga untuk tetap menjaga kebersihan mobil, walaupun tidak dipakai selama PSBB diberlakukan.