Daihatsu Buka Suara soal Mobil Segar Tahun Ini

VIVA – Meski diterpa pandemi, namun Daihatsu tetap berhasil menempati letak dua merek kendaraan terlaris dalam Indonesia. Hal itu mereka menghargai, tidak didapat dengan mudah.

“Tim dan diler mati-matian ingin mencapai angka keramat 100 ribu unit. Tahun sebelumnya 170 ribuan unit, kemarin bisa 100. 029 unit, ” uajr Marketing and Customer Relations Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso saat konferensi pers virtual, dikutip VIVA Otomotif Jumat 15 Januari 2021.

Hendrayadi menjelaskan, tahun lalu PT Astra Daihatsu Motor meluncurkan perut produk baru, yakni Ayla yang masuk di segmen low cost green car dan city car Sirion. Namun, respons pasar tak seperti yang diharapkan.

“Baru meluncurkan Ayla dan Sirion, kasus pertama COVID-19 diumumkan. Akhirnya pasar otomotif masuk bebas, ” tuturnya.

Menurutnya, peluncuran mobil baru di tengah pandemi tidak berhasil meluluskan angka penjualan, karena daya kulak konsumen menurun. Namun, sejak Juni angkanya sudah mulai meningkat, walaupun belum mencapai titik ideal.

Hal senada juga diungkapkan oleh Marketing Director merangkap Corporate Planning and Communication Director ADM, Amelia Tjandra. Ia mengatakan, kehadiran mobil baru pada tahun morat-marit tidak berdampak pada naiknya angka penjualan.

“Dampaknya belum tentu berpengaruh ke pasar mobil. Tahun lalu dampak COVID-19, pasar tidak bergerak. Menurut saya, pasar mobil bisa terangkat yang ditunjukkan GDP ( gross domestic product ) dan sektor riil meningkat. Kalau tidak, berapa banyaknya model terakhir tidak akan pengaruh, ” ungkapnya.

Meski demikian, wanita yang akrab disapa Amel itu menjelaskan bahwa ADM akan tetap menghadirkan produk baru di tahun ini.

“Tahun ini Daihatsu sudah menyiapkan rangkaian buat penyegaran produk. Waktunya kapan, nanti kami infokan, ” jelasnya.

Sebagai informasi, belum periode ini ada produk baru Daihatsu yang sedang diuji jalan dalam Indonesia, yakni Daihatsu Rocky. Mobil bergaya SUV itu meluncur perdana di Tokyo Motor Show 2019, yang digelar di Jepang.

Saat ditemui di Jepang, Amel menjelaskan bahwa jika nanti hadir di Tanah Air, maka Rocky akan diproduksi secara lokal.

“Kalau kami enggak produksi di Indonesia, pajaknya garib banget. Kalau mau diproduksi, kudu di Indonesia. Enggak mungkin dibanding Jepang kami bawa ke sini, karena mahal, ” kata Amel.