Jakarta Kedatangan Calon Bus Listrik Teristimewa

Jakarta Kedatangan Calon Bus Listrik Teristimewa

VIVA – TransJakarta berencana mengganti sebagian dari laskar bus mereka dengan model dengan lebih canggih. Sistem penggeraknya tidak lagi mesin berbahan bakar, memperbedakan motor listrik.

Tidak lama setelah terbitnya Peraturan Kepala nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Elektrik Berbasis Baterai, TransJakarta mulai mencari calon bus listrik yang bahan mereka gunakan nantinya.

“Dari 1. 800 unit bus yang ada saat ini, setidaknya tahun 2021 ada 100 unit yang sudah memakai energi santun lingkungan, ” ujar Kepala Bagian Teknik dan Bus Listrik PT Transportasi Jakarta sebagai operator TransJakarta, Ery Priwan belum lama ini.

Satu diantara produsen bus yang menawarkan buatan mereka adalah Higer. Perusahaan ini berasal dari China, sama laksana pabrikan lain yang ingin turut serta dalam program ini seperti BYD, ZTE dan Skywell. Selain itu, ada juga perusahaan lokal, salah satunya PT Industri Kereta Api atau Inka.

Higer hadir dengan bus yang menggunakan dek rendah, sehingga jalan naik turun penumpang jadi bertambah mudah. Sumbu rodanya menggunakan agenda ZF dari Jerman, di mana bagian depan menganut sistem independent .

Untuk sistem pengereman dan suspensi, Higer menggunakan merek Wabco yang berasal dari Swiss. Sementara tersebut, power steering memakai buatan Bosch yang juga berasal dari Jerman, sesuai seperti ZF.

“Spesifikasi bus listrik Higer diharapkan sudah mengikuti semua pengampu yang telah ditentukan oleh TransJakarta, seperti ukuran dan dimensi. Sejak awal, pembuatan selalu berkoordinasi dengan tim teknis mereka, ” perkataan Komisaris PT Higer Maju Nusantara, Untung W Ismanto di Jakarta, dikutip VIVA Otomotif Rabu 30 Desember 2020.

Eksekutif Utama Higer Maju Indonesia, Antonius R Ismanto menjelaskan bahwa bus tersebut menggunakan baterai dengan daya 385 kilo Watt hours, dengan bisa digunakan untuk menempuh jangka 300 kilometer. Lama pengecasan baterai disebutkan 3-4 jam.

“Berat kosong bus hanya 13 ton, sama dengan berat bus kompetitor lain yang kapasitas baterainya lebih kecil. Kapasitas bus elektrik Higer mencapai 34 penumpang bersandar, ” tuturnya.