Konsumen Sepeda Motor, Harus Waspada Zaman Lampu Ini Nyala Terus

Konsumen Sepeda Motor, Harus Waspada Zaman Lampu Ini Nyala Terus

VIVA –Berbeda secara jajaran produk lawas, pada sepeda motor keluaran baru sudah mengadopsi sistem injeksi. Artinya aliran benih bakar minyak di dalam bagian bakar diatur secara elektrik.

Dengan teknologi ini, tentunya penggunaan bahan bakar bisa lebih efisien, lantaran dialirkan sesuai dengan proses kerja mesin. Semua pola kerjanya diatur oleh ECU ( Engine Control Unit ).

Selain isyarat nama yang umumnya disematkan pada bodi, ciri lain sepeda motor yang mengadopsi sistem injeksi bisa terlihat di panel instrumen, bersaingan dengan petunjuk lampu jarak jauh ( hi-beam ), sein, petunjuk gear pada motor kopling manual, dan indikator yang lain.

Pada kondisi standar, ada logo seperti pompa yang diberi nyala lampu kuning atau oranye. Lampu itu akan menyala saat posisi kunci kontak sepeda motor ada pada posisi ‘ On ‘, lalu disertai dengan bunyi kecil.

Lampu itu juga sekaligus penanda kondisi kendaraan roda dua yang akan dipergunakan. Sehingga disarankan untuk pengguna motor tak langsung menekan tombol ‘start’, untuk menyalakan mesin ketika parameter tersebut belum padam.

Melansir dari 100KPJ, Rabu 25 November 2020, jika ada komponen injeksi atau terkait sistem suplai pelajaran bakar bermasalah, biasanya lampu tersebut akan memberikan kode. Wujudnya bisa berupa kedipan, atau bahkan lampu menyala terus menerus menyala.

Jumlah kedipan lampu injeksi di panel gawai ternyata menjadi kode ada kerusakan yang terjadi pada sepeda motor. Saat terjadi tujuh kedipan masa motor dinyalakan, kemungkinan motor kita mengalami masalah di bagian engine oil temperature atau engine coolant temperature .

Jika kedipannya berjumlah delapan, maka barangkali masalahnya datang sejak sensor Throttle Position . Sebab, dalam kondisi wajar lampu hanya menyala sekitar perut detik dan mati sebelum mesin dinyalakan.

Baca juga: Mobil Mercedes-Benz Dirombak Jadi Toko Es Krim, Lucu Juga.