Pasal Baut, Puluhan Mobil Aston Martin Harus Masuk Bengkel

VIVA – Seperti kendaraan macam lainnya, mobil sport juga berpotensi mengalami kesalahan dalam proses produksi. Akibatnya, harus dilakukan penarikan balik untuk perbaikan atau biasa dikenal masyarakat awam sebagai recall . Ini seperti yang terjadi pada jajaran produk Aston Martin.

Merek mobil sport yang kerap muncul di dalam film James Bond itu, diketahui mengalami masalah pada baut pengencang untuk airbag di kursi depan.

Masalah tersebut bermula sebab laporan salah seorang pemilik Aston Martin, pada Maret 2020. Tempat menceritakan kepada pihak diler resmi, sensor peringatan kantung udara yang tersedia di panel instrumen mobilnya terus menyala.

Diler kemudian bergerak cepat menjajaki mobil mewah merek Eropa itu. Hasilnya, ditemukan bahwa ada baut pengencang pada certain airbag (sisi status pengemudi dan penumpang depan) tak diputar sesuai torsi (ukuran kekuatan) yang tepat.

Selain membuat sensornya terus menyala, pada kondisi terparah bisa menyebabkan pandangan berisik dari bagian kursi, pertama saat mobil sport tersebut meluncur dalam kecepatan tinggi.

Melansir dari Carscoops , Selasa 3 November 2020, dari laporan tersebut akhirnya Aston Martin memutuskan untuk melakukan recall untuk produk-produknya yang sudah berada di tangan konsumen, guna menjalani penelitian.

Total ada 21 unit mobil kaya Aston Martin yang terdampak di kampanye perbaikan tersebut. Model-modelnya kurun lain, DB11 lansiran 2017, DB11 V8 Volante dan DBS Superleggera buatan 2019, serta Vantage dan DBS Superleggera Volante produksi tarikh 2019 sampai 2020.

Recall yang dilakukan melalui diler resmi tersebut, berupa mengamankan pengencang ke nilai torsi (kekuatan) dengan benar oleh para teknisi bersertifikat. Semua biaya pengerjaan tak bakal dibebankan untuk para konsumen, nama lain gratis.

Baca juga: Mobil LCGC Ini Disebut Warganet Susah Dicari Debt Collector.