Penjualan Tesla Hampir Setara Semua Tanda Mobil di Indonesia

Penjualan Tesla Hampir Setara Semua Tanda Mobil di Indonesia

VIVA – Pandemi membuat hampir semua industri otomotif mengalami penurunan di seluruh dunia, kecuali Tesla. Pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat tersebut selama 2020 justru mengalami kemajuan penjualan.

Sepanjang tahun lalu, Tesla berhasil mengirimkan 499. 550 unit mobil listrik bervariasi model ke konsumen di seluruh dunia. Angka itu naik 36 persen dari pencapaian di tarikh sebelumnya.

Sementara itu, pabrik mereka yang ada pada AS dan China secara total memproduksi 509. 727 unit mobil canggih tersebut. Target setengah juta unit yang ditetapkan bos Tesla, yakni Elon Musk bisa makbul akibat lonjakan permintaan di kuartal empat 2020.

Saat sebagian orang tiba bisa beradaptasi dengan kebiasaan anyar di masa pandemi, mereka pede untuk membelanjakan uangnya membeli mobil yang tidak membutuhkan bahan bakar tersebut, dikutip VIVA Otomotif dari Techcrunch , Minggu 3 Januari 2021.

Jika melihat dari langgam yang ditawarkan, maka selama 2020 ada lebih dari 57 seperseribu unit Tesla Model S dan Model X yang dikirim ke rumah pembeli.

Photo:

  • VIVA. co. id

Sumbangan terbesar datang dari versi melimpah Tesla, yakni Model 3 & Model Y, yang pada tarikh lalu laku sebanyak 442 beribu-ribu unit.

Target produksi 500 ribu unit dalam satu tahun sudah dicanangkan Elon Musk sejak lima tarikh lalu, di mana ia percaya diri mobil rancangannya bakal jadi gaya di 2020.

“Dahulu, kami memproduksi 600 mobil bola lampu hari. Sekarang, angkanya bisa mencapai 600 unit dalam tiga hari. Jadi, 500 ribu unit mulai tahun hanya menjadi langkah kecil bagi kami, ” ujar Elon Musk lima tahun lalu.

Sebagai informasi, apa yang jadi dicapai oleh Tesla di 2020 hampir setara dengan yang terjadi di Indonesia. Menurut data Gaikindo, hingga November 2020 angka bagian dari pabrik ke diler seluruh merek mobil adalah 474 ribuan unit.