PSBB Tangsel, Warga Patuh Pakai Masker Tapi Lupa Gunakan Helm

PSBB Tangsel, Warga Patuh Pakai Masker Tapi Lupa Gunakan Helm

VIVA – Pemerintah wilayah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tangkal penyebaran Virus Corona atau COVID-19, terus memeriksa kepatuhan warganya menjalankan protokol kesehatan tubuh. Saking ketatnya, ada saja cerita menarik terjadi pada saat penilikan dilakukan.

Salah satunya seperti yang disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany. Dia menemukan ada warganya dengan bekendara menggunakan masker tapi melalaikan peraturan yang lainnya, seperti mengenai peraturan lalu lintas.

“Yang lucu kami menemukan kemarin (pengendara motor) pakai masker, helm lupa (tidak dipakai), ” ujar Airin dikutip dari VIVAnews, Jumat 24 April 2020.

Meski lega para warganya telah mematuhi protokol kesehatan tubuh pada masa PSBB, Airin tahu bahwa hal tersebut seharusnya tak terjadi. Sebab, UU Lalu Lintas tidak kalah pentingnya dengan petunjuk karantina kesehatan, apalagi sama-sama melekat kesehatan.

“Jaga diri, takut ada kecelakaan nanti tidak karena COVID-19, tapi malah dari kecelakaannya (lalu lintas), ” cakap Airin.

Baca juga: Jangan Coba-coba Langgar Aturan Berkendara Saat PSBB Jakarta Jilid II

Lihat Serupa

Soal pelaksanaan PSBB di Kota Tangerang Selatan, Airin menegaskan, pihaknya langsung memberikan sosialisasi dan mengevaluasi penyelenggaraan nya. Sehingga hasilnya lebih suntuk dalam rangka memutus rantai penyebaran COVID-19.

Dia pula mengingatkan warganya bahwa ada petunjuk yang harus ditaati. Pemberlakuan hukuman administratif maupun sanksi sesuai petunjuk bagi siapa saja yang melanggar aturan PSBB tersebut akan diberlakukan.

“Bahwa kita telah ada payung hukum UU Karantina Kesehatan dan ada sanksi melekat yang melanggar, ” tambahnya.

Diketahui dalam UU tersebut, pengendara yang tak patuhi metode protokol kesehatan akan dikenakan hukuman penjara paling lama 1 tahun dan denda maksimal Rp100 juta.

Pantau berita terkini di VIVA Network terkait Virus Corona