Tanda Kelulusan Sekolah Pun Kini Diambil Pakai Sistem Drive Thru

Tanda Kelulusan Sekolah Pun Kini Diambil Pakai Sistem Drive Thru

VIVA – Virus Corona membuat perubahan besar dalam arketipe pendidikan yang dilakukan di Sekolah. Tak hanya sistem belajarnya dengan berubah secara virtual, penyerahan rapor atau ijazah kelulusan pun dikerjakan dengan sistem drive thru .

Kaum waktu lalu, SMP Islam Al Fajar, Bekasi, Jawa Barat, diketahui menerapkan sistem drive thru . Para siswa beserta orang tua atau perwakilannya, diinformasikan untuk mengambil tanda kelulusan ataupun rapor pada jam yang telah ditentukan sesuai dengan kelas masing-masing.

Dikutip VIVA Otomotif , Selasa 9 Juni 2020, sebab pengumuman resmi dari sekolah tersebut kepada orang tua murid, dijelaskan sejumlah hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan drive thru pengambilan rapor dan ijazah. Kendaraan yang digunakan pun tak harus jenis terbatas.

“Pembagian rapor pada tanggal 5 Juni 2020 dilakukan dengan sistem drive thru di depan gerbang SMP, ” tulis pengumuman itu.

Bagian sekolah pun menginformasikan secara uraian apa saja yang akan diserahkan kepada siswa dan orang usang murid saat proses itu dikerjakan. Sehingga, mereka tak perlu lama berinteraksi dengan pihak sekolah.

Namun dijelaskan, pertanyaan bertambah lanjut bisa disampaikan kepada bagian sekolah pada hari yang sudah ditetapkan. Hal itu juga dikerjakan dengan mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

Mengaji juga: Suara Misterius di Golden Gate Bikin Heboh Warga San Francisco

“Perlu diperhatikan pada saat itu ( Drive thru ) tidak ada mobil yang parkir dan konsultasi, ” tegasnya.

Sebelum drive thru dijadwalkan terang hari, pagi harinya pihak SMP Islam Al Fajar pun telah melaksanakan seremoni kelulusan secara maya. Hasil kelulusan siswa pun dibagikan secara digital.

Bahkan, dalam seremoni tersebut juga diinformasikan seragam yang harus dikenakan jalan oleh guru maupun murid. Anak terbaik hingga yang memiliki kadar tertinggi masing-masing kelas 9 pun diumumkan.

Meski dikerjakan dengan minim interaksi antar orang, aura kegembiraan tetap nampak terpancar. Para siswa tahun ini biar mencatatkan secara yang berbeda sebab kondisi normal sebelum pandemi.

Pantau berita terkini pada VIVA terkait Virus Corona