Ucapan Polisi soal Uji Emisi Tersebut Bikin Hati Lega

Ucapan Polisi soal Uji Emisi Tersebut Bikin Hati Lega

VIVA – Warga Jakarta dihebohkan dengan rencana Pemerintah Provinsi DKI untuk menggalakkan aturan soal uji emisi kendaraan bermotor. Menurut Sistem Gubernur DKI nomor 66 tarikh 2020, setiap kendaraan yang melintas wajib dibekali dengan tanda lolos uji.

Peraturan tersebut berlaku untuk kendaraan, baik mobil maupun motor yang usianya bertambah dari tiga tahun sejak penggunaan pertama dari kondisi baru. Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan DKI sedang menggelar tes emisi gratis sebagai bagian lantaran program tersebut.

Jumlah peminatnya sangat banyak, terlihat dari antrean puluhan kendaraan yang ada di Jalan Pemuda, Jakarta Timur hari ini. Setiap minggu, layanan cuma-cuma ini akan digelar di wilayah lain yang ada di Jakarta, hingga akhir pekan ke-3 bulan ini.

Dalam Pergub tersebut disebutkan, bahwa ada sanksi apabila emisi kendaraan tidak dalam ambang pemisah atau pemilik tidak mengikuti tes seperti yang disebutkan. Dasar hukumnya mengacu pada Undang-Undang nomor 22 tahun 2009, tentang Lalu Lin dan Angkutan Jalan.

“Uji emisi gas buang diatur pasal 285-286 UU nomor 22 tahun 2009, ancaman kurungan ataupun denda Rp250 ribu untuk roda motor, dan mobil Rp500 seperseribu, ” ujar Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar pada Jakarta, dikutip VIVA Otomotif Rabu 6 Januari 2021.

Meski demikian, kata Fahri, aparat kepolisian di lapangan belum bakal melakukan tindakan penilangan saat Pergub tersebut mulai efektif berlaku pada 24 Januari mendatang.

“Setiap kendaraan bermotor memang wajib memenuhi teknis layak jalan, salah satunya uji emisi. Untuk penegakan hukum berupa tilang, kami belum laksanakan dulu sebab masih sosialisasi kepada masyarakat, ” tuturnya.

Fahri menjelaskan, karena ada sanksi yang bentuknya administratif dan pidana, maka pihaknya perlu berkoordinasi terlebih dahulu ke Dinas LHK DKI.

“Tahap pertama sosialisasi 21 Januari 2021. Tapi kalau masyarakat sedang pasif, kami akan perpanjang sosialisasinya, ” jelas Fahri.