Viral Pria Santai Gowes Sepeda di Tengah Jalan Tol Cipali

VIVA – Jalan pungutan dibuat khusus untuk para pemakai kendaraan bermotor, yang membutuhkan kanal menuju tempat jauh dalam waktu singkat. Tak heran, apabila kecepatan kendaraan yang melintas lebih cepat ketimbang di jalur arteri.

Khusus di Indonesia, tersedia beberapa ruas jalan tol yang bisa digunakan oleh para pengguna kendaraan bermotor roda dua. Misalnya, Jembatan Suramadu di Madura & Tol Bali Mandara.

Agar sepeda motor dan kendaraan bermotor roda empat atau lebih tidak saling mengganggu, disediakan jalur khusus untuk kuda besi. Hal ini juga dilakukan, sebagai metode keamanan karena lebih banyak mobil yang melaju kencang ketimbang mesin.

Tetapi, yang terjadi di Tol Cipali-Brebes justru di luar dugaan. Seorang pengendara nekat melintas di bulevar bebas hambatan yang menghubungkan provinsi Brebes dan Palimanan tersebut. Uniknya, kendaraan yang ia gunakan sama sekali tidak dibekali mesin.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Instagram @agoez_bandz4 , Selasa 21 Juli 2020, sebuah video yang diunggah menunjukkan detik-detik pengendara itu mengayuh sepeda di lajur tengah.

Ia melakukannya dengan tenang, seolah tak perduli banyak mobil melintas di kiri dan kanan jalan. Dalam video, terlihat kecepatan mobil tidak begitu kencang, boleh karena sepeda tersebut atau ada faktor lain yang menghambat cepat kendaraan di depan.

Sebagai informasi, dalam pasal 38 Peraturan Pemerintah bagian 15 tahun 2005 disebutkan, bahwa jalan tol hanya diperuntukkan untuk pengguna jalan yang menggunakan instrumen bermotor roda empat atau lebih. Kemudian pada pasal 5 bagian 2, tertera kecepatan minimal untuk ruas tol luar kota merupakan 80 kilometer per jam.

Pada PP nomor 44 tahun 2009 tentang Perubahan PP nomor 15 tahun 2005 Mengenai Jalan Tol, di pasal 38 disebutkan bahwa jalan tol dapat dilintasi oleh kendaraan bermotor roda dua, namun dengan lajur khusus. Dari semua aturan itu, sahih dikatakan bahwa jalan tol cuma untuk kendaraan bermotor.