Yokohama Luncurkan 2 Ban Baru, Betul untuk SUV dan Musim Abu

VIVA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprediksi, puncak musim hujan akan terjadi pada awal 2021. Oleh sebab itu, disarankan para pemilik mobil untuk bersiap meneroka kondisi kendaraan mereka.

Ban menjadi salah satu komponen pada mobil, yang harus diperhatikan saat musim hujan tiba. Karet bundar ini harus dalam suasana prima, agar kendaraan tetap terkendali saat melintas di jalan.

Jika memerlukan penggantian ban, Yokohama bisa menjadi salah kepala pilihan. Pabrikan asal Jepang tersebut baru saja meluncurkan dua jalan baru, dengan spesifikasi yang bertentangan.

Ragam pertama adalah BluEarth-GT AE51, yang jadi Original Equipment Manufacturers (OEM) untuk beberapa model kendaraan kreasi Lexus, Toyota dan Mazda.

Ban ini memiliki pola telapak asimetris, serta dibekali tiga garis di bagian tengah untuk memastikan stabilitas pada kecepatan agung. Pabrikan juga merancang garis menyerupai petir hingga ke tepi longgar, untuk meningkatkan kemampuannya menapak di permukaan basah.

Penerapan kompon baru pada ban itu, merupakan hasil teknologi pencampuran longgar dengan teknik Advanced Reaction Technology in Mixing terbaru, sehingga efektif meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Yokohama BluEarth-GT AE51 diproduksi dalam 66 patokan, dimulai dari 14 hingga 19 inci. Di Indonesia, ban ini akan dijual dengan banderol kehormatan mulai Rp1 jutaan.

Sementara itu, Yokohama Geolandar CV G058 didesain khusus untuk instrumen yang masuk dalam kategori sport utility vehicle dan crossover .

“Dengan mempertimbangkan kebutuhan ban yang memiliki performa hebat di segala medan & kondisi, kami menganggap Geolandar CV G058 merupakan produk yang betul untuk pasar Tanah Air, ” ujar Deputy General Manager PT YHI Indonesia, Eka Satria menggunakan keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Senin 16 November 2020.

Photo:

  • Dok: Yokohama

Ideal telapak ban ini menampilkan kaum alur khas Yokohama, yang berfungsi meningkatkan daya tahan terhadap keausan yang tidak rata sekaligus memajukan traksi di jalan basah.

Penggunaan empat alur konsolidasi di bagian tengah telapak selalu dapat lebih meningkatkan traksi, sekaligus mencegah gejala hydroplaning. Kemampuan pengereman di jalan basah juga terbang 12 persen, stabilitas meningkat 13 persen dan tingkat kebisingan ulama turun 34 persen.

Geolandar CV G058 memiliki 43 ukuran, mulai dari 15 maka 20 inci. Di Indonesia, jalan ini akan dijual dengan banderol mulai dari Rp2 jutaan.

Baca juga: Tanaman Hias Ditukar Avanza, Netizen: Positif Thinking Aja